Puluhan guru mulai dari Taman Kanak-Kanak dan Kelas 1 SD di wilayah Kecamatan Panekan mengikuti Diklat Pembelajaran STEAM yang diselenggarakan oleh PGRI Cabang Panekan di Aula SDN Cepoko, Senin (29/6/26). Sebanyak 36 guru TK dan Kelas 1 mengikuti diklat dengan semangat tinggi. Kegiatan ini digelar untuk membekali guru dalam menerapkan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan berbasis eksplorasi.
Diklat yang mengusung tema “STEAM untuk Anak Usia Dini dan Awal Kelas Rendah” ini diisi dengan praktik langsung dengan menghadirkan Narasumber, Anton Surawi,S.Pd.,M.S.Ed.
Anton merasa senang dan bangga karena PGRI Panekan telah menyelenggarakan diklat ini.
‘Alhamdulillah, hari ini saya diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu yang saya dapatkan saat belajar di Amerika dan Australia. Melalui diklat ini, saya akan mentransfer ilmu dengan maksimal, sehingga setelah pulang dari acara ini, para guru dapat mepraktikkan secara nyata sehingga ilmu yang didapat tidak menjadi sia – sia, katanya.
Anak TK dan Kelas 1 itu belajarnya harus lewat bermain. Dengan STEAM, sains, teknologi, seni, dan matematika bisa masuk lewat kegiatan main yang konkret,” ujarnya.
Anton, mengawali kegiatan mulai dari mengenalkan apa itu STEAM?, konsep, langkah pembelajaran, sampai merancang pembelajaran dan mempresentasikan hasil rancangan pembelajaran STEAM.
Antusiasme Tinggi dari Peserta
Peserta tampak antusias sejak awal hingga akhir sesi. Banyak guru yang aktif bertanya, membuat, mencoba alat, dan berdiskusi cara mengaitkan kegiatan STEAM dengan tema pembelajaran di kelasnya.

Ibu Dwiana, Guru Kelas 1 yang mengikuti diklat ini, menuturkan: “Selama ini kami terkadang bingung membuat kegiatan yang menantang, kegiatan yang menyenangkan dan tidak membosankan bagi anak. Setelah mengikuti diklat ini saya mempunyai banyak ide dan inspirasi untuk kami ajarkan kepada siswa.”
Sebenarnya apa yang kami lakukan selama ini juga sudah termasuk Pembelajaran STEAM, hanya saja kami tidak tahu namanya, katanya.
Pernyataan itu spontan memicu tawa peserta lainya dan membuat susasana diklat menjadi lebih ramai dan penuh semangat.
Setelah selesai melakukuan diskusi, tanya jawab, presentasi, dan evaluasi, Anton menutup diklat hari ini dengan menyampaikan 5 Tahapan Pembelajaran STEAM yaitu :
- Engage / Tanya / Menggugah Rasa Ingin Tahu.
- Explore / Selidiki / Eksplorasi.
- Explain / Jelaskan / Menghubungkan Konsep.
- Engineer / Rancang dan Buat / Rekayasa.
- Evaluate / Evaluasi / Refleksi & Presentasi.
Anton berharap, setelah diklat ini guru bisa langsung mengimplementasikan pembelajaran STEAM di kelas, sehingga anak lebih berani bereksperimen, berkolaborasi, dan mencintai proses belajar, tambahnya.
Penulis/Editor : Supriadi
